Selasa, 03 Februari 2015

5 Aneka Corak Gaya Model Tata Rias Pengantin Jawa Adat Tradisional Terbaru ( Biela Salon )


             Adat jawa merupakan salah satu adat yang terdapat banyak jenis dan macam tiap daerah dijawa. dengan perbedaan macam dan jenis yang juga mengandung makna yang berbeda juga, pengantin jawa selain ritual yang sudah sejak turun menurun dilaksanakan juga riasan dan pakaian yang di kenakan mengandung filosofi masing masing.
                Dibawah ini adalah jenis-jenis riasan adat jawa yang kami ( biela salon ) tawarkan kepada anda, silakan pilih sesuai dengan keinginan dan selera anda, dan yang tidak kalah penting kami menawarkan harga yang murah dan terjangkau :

1. Tata Rias Pengantin Jawa Adat ” Yogya Putri “
Tata rias pernikahan jawa yogyakarta putri melupakanmu cara merias pengantin bergaya sanggul yang biasanya menggunakan sanggul tekuk di bagian rambutnya selain itu pengantin juga akan mengenakan cunduk mentul besar dan juga pelat gunungan sebagai salah satu aksesoris di bagian rambutnya umumnya baju yang dikenakan merupakan sebuah kain kebaya yang panjang yang pada umumnya memuat memiliki bahan plitur bermotif kain batik prada sedangkan untuk mempelai pria biasanya menggunakan warna putih dengan campuran kain batik per meter berada di bagian bawahnya untuk bagian atas biasanya pengantin pria mengenakan engkon sebagai aksesoris penutup kepala sang mempelai pria.





2. Yogya Jangan Menir Tata Rias Penganten
 


        Gaya tata rias yogyakarta Jangan menir merupakan sebuah style wedding yang sang mempelai tidak memakai dodot. Umumnya pengantin pria menggunakan selendang bercorak pendhing sebagai sabuk di bagian pinggang dan juga menggunakan baju pengantin dengan hiasan bahan bordir berdasar bludru sedangkan untuk penutup kepalanya umumnya memakai kuluk kanigara.










3. Jogja Paes Ageng ( Tata Rias Pengantin Jawa Tradisional )



Tata rias yogya Paes ageng merupakan salah satu cara merias pengantin yang mirip dengan gaya solo putri umumnya bercorak warna hitam. Gaya ini mengharuskan sang mempelai pengantin wanita memakai atribut tata rias berwarna hitam di bagian dahi dengan warna emas di bagian pinggirnya. Sedangkan bagian rambut pengantin umumnya disanggul dengan Gaya Gajah Ngolig atau gaya rambut yang membiarkan menjumtai dengan sangat indah kemudian hiasi dengan sumping dan beberapa aksesoris lainnya.
ciri khas dari tata rias Paes Ageng Yogyakarta ini terlihat dari warna hitam yang ada pada dirinya atau yang sering disebut sebagai PAES. Makna Paes merupakan sebuah simbol kecantikan wanita jawa yang sangat dipercaya mampu menjauhkan dari Hal Buruk yang mungkin mengancam keselamatan jiwa sang pengantin wanita. ini juga merupakan sebuah tanda kedewasaan seorang wanita jawa. Umumnya riasan warna hitam atau PAES ini memiliki 4 Simbol Yang Berbeda Nama Yaitu Penitis, Godeg, Gajahan Dan Pengapit. Masing masing memiliki Makna Filosofi Yang tinggi.


4. Gaya Tatarias Pengantin Jawa ” Solo bahasan “

Pengantin wanita yang menggunakan gaya solo basahan umumnya memakai kemben, kain dodot atau kain kampuh dan juga memakai sampur. Sedangkan untuk melengkapi prosesnya biasanya pengantin wanita juga menggunakan Kain sekar apbrit. Tata Rias Pengantin Solo Putri ini Harus Memakai sebuah kain Jarik yang memiliki warna yang sama. salah satu hal yang paling penting dari tata rias ini adalah Buntalan yang berisi aneka daunan dan bunga bunga wangi yang berdasarkan kepercayaan orang jawa akan mampu sebagai tolak bala kesialan dari segala malapetaka







5. Model Tata Rias Pengantin Jawa ” Solo Putri “

Solo Putri Aneka Corak Gaya Model Tata Rias Pengantin Jawa Adat Tradisional TerbaruPada seni tata rias pengantin bergaya solo putri umumnya mempelai wanita wajib menggunakan corak hitam yang pekat Mirip Paes Ageng. Gaya rambut Yang Dipakai adalah Gaya ukel besar Mirip bokor mengkureh dengan Tambahan Aksesoris BUnga melati tibo dodo yang sengaja dironce dan ditambah dengan Cunduk sisir dan cunduk mentul dibagian atasnya. Untuk Kebaya Biasanya Memakai Motif Panjang Klasik berbahan Beludru Dengan warna Hitam Dan Berhias benang Emas Atau BUnga.Untuk Kain Batik Bagian Bawah Umumnya Menggunakan Motif Sido Asih Prada. Untuk Pengantin Pria Memakai Beskap, Blangkon dan kain batik Sidoasih Dibagian Bawahnya
Semoga Koleksi Foto dan Gambar Tata Rias Pengantin Jawa Ini Bisa Bermanfaat Untuk Anda Semua. Gaya dan Model Riasan Pengantin ini Bisa anda padukan Dengan adat Tardisional Maupun Modern Seperti Jaman Sekarang.

* hasil dari riasan akan berbeda-beda setip orang  tergantung postur dan bentuk wajah.

6 komentar: